- Home>
- Protokol Routing Link State OSPF
Posted by : TrivinistaKelompok2
Selasa, 20 September 2016
1.
Jelaskan
apa yang kamu ketahui tentang protokol routing link state ?, Sebutkan contohnya
!
Jawab :
Protokol Link State merupakan protokol
dimana masing masing router telah memilik peta yang mungkin beserta jalurnya. protokol
routing link-state adalah salah satu dari dua kelas utama dari routing protokol
yang digunakan dalam packet switching jaringan untuk komunikasi komputer, yang
jarak - vector routing protokol lain . Contoh protokol routing link - state
termasuk Open Shortest Path First ( OSPF ) dan sistem menengah untuk sistem
intermediate ( IS - IS ) .
2.
Karakteristik OSPF
Jawab :
Protokol
Routing OSPF memiliki karakteristik
sebagai berikut:
a.
Merupakan link state routing protocol, sehingga setiap
router memiliki gambaran topologi jaringan.
b.
Menggunakan Hello Packer untuk mengetahui keberadaan
router tetangga (neighbor router).
c.
Routing update hanya dikirimkan bila terjadi perubahan
dalam jaringan dan dikirim secara multicast.
d.
Dapat bekerja dengan konsep hirarki karena dapat dibagi
berdasarkan konsep area.
e.
Menggunakan cost sebagai metric, dengan cost terendah yang
akan menjadi metric terbaik.
f.
Tidak memiliki keterbatasan hop count tidak seperti RIP
yang hanya bisa menjangkau 15 hop count.
g.
Merupakan classless routing protocol.
h.
Secara default nilai Adminsitrative Distance 110.
i.
Memiliki fitur authentication pada saat pengiriman routing
update.
3.
Apa
yang kamu ketahui tentang :
Jawab :
a.
Hello Packet
Hello Packet digunakan untuk menemukan
serta membentuk suatu hubungan tetangga antara router OSPF. Untuk membentuk
hubungan ini router OSPF akan mengirimkan paket berukuran kecil secara berkala
ke jaringan. Paket inilah yang disebut dengan Hello packet. Paket ini juga
mengadpertensikan router mana saja yang akan menjadi tetangganya. Pada jaringan
multi-access Hello Packet digunakan untuk memilih Designated Router (DR) dan
Back-up Designated Router (BDR). DR dan BDR akan menjadi pusat komunikasi
seputar informasi OSPF dalam jaringan tersebut.
Network Mask pada format Hello packet
merupakan mask dari interface jaringan dari OSPF yang sedang berjalan.
Subnet-Mask nya 0.0.0.0 (4 byte).
b.
Designated Router
Sebuah router yang ditunjuk adalah
bagian hardware memainkan peran tertentu dalam jaringan nirkabel. Hal ini
paling sering digunakan sebagai bagian dari Jalur Open Shortest Pertama atau
OSPF link-state routing protocol untuk jaringan IP.
c.
Backup Designated Router
router yang menjadi router yang
ditunjuk jika router yang ditunjuk saat ini memiliki masalah atau gagal . BDR
adalah router OSPF dengan prioritas tertinggi kedua pada saat pemilu terakhir.
d.
Link-State Request (LSR)
LSR akan dikirim jika bagian dari
database hilang atau out of date. LSR juga digunakan setelah pertukaran DBD
selesai untuk meminta LSAs yang telah terjadi selama pertukaran DBD.
e.
Link-State Acknowledgement (LSAck)
OSPF membutuhkan pengakuan untuk
menerima setiap LSA. Beberapa LSA dapat diakui dalam sebuah paket single
link-state acknowledgement. Paket ini dikirim sebagai jawaban dari packet
update link state serta memverifikasi bahwa paket update telah diterima dengan
sukses. LSAck akan dikirim sebagai multicast. Jika router dalam keadaan DR atau
BDR maka pengakukan dikirim ke alamat multicast router OSPF dari 224.0.0.5
sedangkan bila router dalam keadaan tidak DR atau BDR pengakuan akan dikirim
kesemua alamat multicast router DR dari 224.0.0.6
f.
Link-State Update (LSU)
LSU mengimplementasikan flooding dari
LSAs yang berisi routing dan informasi metric. LSU dikirim sebagai tanggapan
dari LSR.
g.
Database Description (DBD)
DBD digunakan selama pertukaran
database. Paket DBD pertama digunakan untuk memilih hubungan master dan slave
serta menetapkan urutan yang dipilih oleh master. Pemilihan master dan slave
berdasarkan router ID tertinggi dari salah satu router. Router dengan router ID
tertinggi akan menjadi master dan memulai sinkronisasi database. Router yang menjadi
master akan melakukan pengiriman lebih dulu ke router slave. Peristiwa ini di
istilahkan fase Exstart State. Setelah fase Exstart State lewat, selanjutnya
adalah fase Exchange. Pada fase ini kedua router akan saling mengirimkan
Database Description Packet. Bila si penerima belum memiliki informasi yang
terdapat dalam paket tersebut, maka router pengirim akan memasuki fase Loading
State. Dimana fase ini router akan mengirimkan informasi state secara lengkap
ke router tetangganya. Setelah selesai router-router OSPF akan memiliki
informasi state yang lengkap dalam databasenya, ini disebut fase Full State.
4.
Apa
yang kamu ketahui mengenai Fast Convergence ?
Jawab :
Konvergensi adalah
keadaan seperangkat router yang memiliki informasi topologi yang sama tentang
internetwork di mana mereka beroperasi . Untuk satu set router telah berkumpul
, mereka harus telah mengumpulkan semua informasi topologi yang tersedia dari
satu sama lain melalui protokol routing diimplementasikan , informasi yang mereka
dikumpulkan tidak harus bertentangan informasi topologi router lain di set ,
dan itu harus mencerminkan keadaan yang sebenarnya dari jaringan. Dengan kata
lain : di jaringan terkonvergensi semua router " setuju"
5.
Jelaskan
proses dari Neighbor Establishmentdari OSPF!
Jawab :
Sebelum sebuah
router OSPF bisa menyebarkan link-state ke router yang lain, pertama kali
router ini harus memastikan apakah ada OSPF neighbor lain pada setiap link di
router ini. OSPF router mengirimkan paket Hello pada semua interface OSPF yang
enabled untuk memeriksa apakah ada neighbor di link tersebut.
Informasi dalam
OSPF Hello mencakup OSPF Router ID dari router yang mengirimkan paket Hello
tersebut. Penerima OSPF Hello paket kemudian mereply bahwa ada router OSPF lain
pada link ini. OSPF kemudian membentuk adjacency dengan neighbor ini. Sebagai
contoh, dalam gambar berikut , R1 akan mendirikan adjacencies dengan R2 dan R3.
6.
Jelaskan
tentang OSPF Hello dan Dead Intervals !
Jawab :
Sebelum
dua router dapat membentuk OSPF neighbor adjacency , mereka harus setuju pada
tiga nilai: Halo interval, dead interval, dan tipe jaringan. Halo OSPF Interval
yang menunjukkan seberapa sering sebuah router OSPF mengirimkan paket Hello.
Secara default, paket OSPF Halo dikirimkan setiap 10 detik pada segment
multiaccess dan point-to-point dan setiap 30 detik untuk segmen non-broadcast
multiaccess (NBMA) (Frame Relay, X.25, ATM).
Dalam
kebanyakan kasus, OSPF Halo paket akan dikirim sebagai multicast ke reserved
address untuk semua OSPFRouters di 224.0.0.5. Menggunakan alamat multicast
memungkinkan sebuah perangkat untuk mengabaikan paket OSPF jika interfacenya
tidak diaktifkan. Ini menghemat waktu proses CPU untuk device yang non-OSPF.
Periode
Dead Interval, yang dinyatakan dalam detik, bahwa router akan menunggu untuk
menerima paket Halo sebelum menyatakan bahwa neighbor “down”. Cisco menggunakan
default empat kali Hello interval. Untuk multiaccess dan point-to-point segmen,
periode ini adalah 40 detik. Untuk NBMA jaringan, Dead Interval adalah 120
detik.
Jika Dead
interval berakhir sebelum router menerima paket Hello, OSPF akan menghapus
neighbor ini dari link-state database. Router kemudian menyebarkan informasi
link-state tentang neighbor yang “down” melalui semua OSPF interface yang
aktif.’
7.
Bagaimana
cara pemilihan DR dan BDR
Jawab :
Dalam jaringan broadcast multiaccess,
DR dan BDR sangatlah diperlukan. DR dan BDR akan menjadi pusat komunikasi
seputar informasi OSPF dalam jaringan tersebut. Semua paket pesan yang ada
dalam proses OSPF akan disebarkan oleh DR dan BDR. Maka itu, pemilihan DR dan
BDR menjadi proses yang sangat kritikal. Sesuai dengan namanya, BDR merupakan
“shadow” dari DR. Artinya BDR tidak akan digunakan sampai masalah terjadi pada
router DR. Ketika router DR bermasalah, maka posisi juru bicara akan langsung
diambil oleh router BDR. Sehingga perpindahan posisi juru bicara akan
berlangsung dengan smooth.
Proses pemilihan DR/BDR tidak lepas
dari peran penting Hello packet. Di dalam Hello packet ada sebuah field
berisikan ID dan nilai Priority dari sebuah router. Semua router yang ada dalam
jaringan broadcast multi-access akan menerima semua Hello dari semua router
yang ada dalam jaringan tersebut pada saat kali pertama OSPF berjalan. Router
dengan nilai Priority tertinggi akan menang dalam pemilihan dan langsung
menjadi DR. Router dengan nilai Priority di urutan kedua akan dipilih menjadi
BDR. Status DR dan BDR ini tidak akan berubah sampai salah satunya tidak dapat
berfungsi baik, meskipun ada router lain yang baru bergabung dalam jaringan
dengan nilai Priority-nya lebih tinggi.
Secara default, semua router OSPF akan
memiliki nilai Priority 1. Range Priority ini adalah mulai dari 0 hingga 255.
Nilai 0 akan menjamin router tersebut tidak akan menjadi DR atau BDR, sedangkan
nilai 255 menjamin sebuah router pasti akan menjadi DR. Router ID biasanya akan
menjadi sebuah “tie breaker” jika nilai Priority-nya sama. Jika dua buah router
memiliki nilai Priority yang sama, maka yang menjadi DR dan BDR adalah router
dengan
Setelah DR dan BDR terpilih, langkah
selanjutnya adalah mengumpulkan seluruh informasi jalur dalam jaringan.
8.
Apa
saja permasalahan yang terjadi dari Routing OSPF?
Jawab :
Semakin besarnya area jaringan yang
dilayaninya akan semakin banyak informasi yang saling dipertukarkan. Maka
semakin besar bandwidth yang dibutuhkan, bandwidth yang dibutuhkan oleh setiap
area akan semakin kecil. Oleh
karena itu secara umum hal terpenting pada jaringan OSPF adalah perancangan
topologi jaringan. Perancangan topologi jaringan yang baik secara umum akan
mempengaruhi kinerja sistem secara keseluruhan.
9.
Apa
saja kekurangan atau keterbatasan dari Routing OSPF?
Jawab :
1)
Semakin besar jaringan semakin banyak
pertukaran informasi antara router satu dengan yang lain membutuhkan dan
proses tersebut membutuhkan proses komputasi yang tinggi.
2)
Table routing akan membengkak jika jaringan terlalu
kompleks mengakibatkan penentuan jarak terpendek yang melalui router tersebut
semakin rumit.
3)
Route yang terbentuk dari table routing
mengakibatkan jalur menjadi lamban, sehingga forwarding data menjadi lamban.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar